Melarikan Diri Saat Ditangkap, Begal Raja Tega Ini Didor

321

Pasuruan, Sigap88 ā€“ Kapolres Pasuruan Kota (Paskot) AKBP Arman S.I.K M.Si menggelar Konferensi Pers terkait dengan Pengungkapan Kasus tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara bersama – sama, Kamis (29/4/21)

Bertempat di Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Porong Sidoarjo, Kapolres Pasuruan Kota di dampingi Kasat Reskrim dan Kasubbag Humas, melakukan konferensi pers tindak pidana kekerasan secara bersama-sama dimuka umum, terhadap orang, dan penganiayaan yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, atau percobaan pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 Ayat (1) ke-2e, 3e KUHP dan Pasal 351 Ayat (3) KUHP dan atau Pasal 365 Ayat 4 KUHP Jo. Pasal 53 KUHP.

Dalam Konferensi Persnya, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arma, S.Ik, M.Si menjelaskan, rilis yang dilakukan, ini berkaitan dengan rilisan beberapa hari yang lalu, kasus korban meninggalnya seorang di Danau Ranu, Grati Kabupaten Pasuruan.

“Ini berkaitan kasus pembumuhan dengan Bondet, yang pada saat itu tersangka baru satu yang kita tangkap. nah ini adalah DPO nya bernama ARDIANTO alias TO. yang bersangkutan adalah otak dari beberapa kejadian curas maupun pencurian,” Jelas AKBP Arman.

Selain TKP terakhir di Danau Ranu Grati, dikatakan Kapolres, ada juga beberapa TKP lainnya yang dilakukan tersangka, yakni di Sidoarjo, Pandaan, Grati. juga ada pada beberapa minggu yang lalu TKP Bugul, korban mengalami luka bacok pada punnggung.

“Yang bersangkutan pada saat ditangkap kemarin, proses penangkapan yaitu pada tanggal 28 April pagi hari, tim gabungan dari Resmob Polres Pasuruan Kota dibackup oleh Jatanras Polda Jatim, pada saat penangkapan kemarin tersangka berhasil melarikan diri,” Katanya.

Meskipun tersangka berhasil melarikan diri, setelah barang bukti yang di ambil di TKP serta dirumah tersangka, kemudian pada malam harinya tanggal 29 dini hari sekitar pukul 00:30 Wib, Tim Petugas mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan berada di hutan di daerah grati kabupaten Pasuruan.

“Dari penyisiran tersebut, Tim mendapati tersangka berada di hutan tersebut, dan pada saat melakukan penangkapan, yang bersangkutan berusaha melarikan diri dan melawan dengan cara melemparkan Bondet dua kali ke arah petugas, sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur yang mengakibatkan tersangka tertembak di dada,” Paparnya.

Tidak sampai disitu, pada saat dilakukan dievakuasi oleh petugas, ternyata tersangka masih memegang satu bonded yang belum berhasil dilemparkan kepada tim resmob, sehingga petugas mengamankannya beserta tersangka.

“Tersangka dibawa ke rumah sakit bhayangkara porong. dalam perjalanannya, tersangka meninggal dunia.ā€ Terang Kapolres Paskot.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas, antara lain 1 (satu) unit sepeda motor Honda Vario warna hitam Nopol N 2351 WI milik korban, 1 (satu) bilah senjata tajam jenis celurit, 1 (satu) bilah senjata jenis belati, 1 (satu) buah tas pinggang warna hitam 8 (delapan) buah bondet, 1 (satu) buah kunci T, 1 (satu) klip plastik narkoba jenis shabu beserta alat hisapnya, pakaian tersangka 1 (satu) buah handphone. (Tim)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE