Masyarakat Desa Tanjung Gelar Aksi di Depan Kantor DPMD

95

Pamekasan | Sigap88 – Masyarakat Desa Tanjung Kecamatan, Pademawu Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa timur, dan Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat (FAAM) menggelar aksi di depan kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).Selasa (22/6/2021).

Masyarakat menuntut supaya Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Desa Tanjung yang sudah terbentuk itu dibubarkan atau dirombak ulang serta Surat Keputusannya (SK) dicabut.

Saat aksi tersebut masyarakat Tanjung membawa puluhan poster yang diantaranya bertuliskan, ‘Stop konspirasi licik,
Pembentukan P2KD Tanjung Cacat hukum,
Panitia Pilkades Tanjung lahir prematur,
Rombak PPKD Desa Tanjung’.

Bahkan masyarakat Tanjung menuding bahwa ketua BPD Desa Tanjung Mohammad Zai telah melakukan tindakan di luar kewenangannya.

Ketua FAAM Madura raya Abd Basid yang juga sebagai korlap menyampaikan bahwa ketua BPD Desa Tanjung sudah mencederai nilai-nilai demokrasi dengan mengundang 55 calon P2KD tanpa adanya hasil mufakat musyawarah semua anggota BPD

“Ini terkesan kongkalikong karena ketua BPD telah menetapkan 55 calon P2KD tanpa adanya musyawarah dengan para anggota BPD

Maka dari itu FAAM dan masyarakat Tanjung meminta kepada Dinas PMD Pamekasan mengambil sikap tegas atas tindakan ketua BPD yang di anggap telah menabrak aturan.

“Kami menghendaki ada pembentukan ulang P2KD desa Tanjung karena telah cacat hukum seperti yang tertuang dalam Draf Peraturan Bupati No 1 tahun 2019 Pasal 1 poin 13,” tegasnya.

Kepala Dinas PMD Pamekasan Achmad Faisol saat menemui massa aksi menyampaikan bahwa permasalahan ini bukan ranahnya, karena permasalahan tersebut merupakan kewenangan BPD.

“Kami sampaikan bahwa ini merupakan ranah BPD dan BPD yang harus menyelesaikannya,” ungkap Kadis PMD Faisol. (Dar)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE