LMDH Terima Dana Sharing Produksi Kayu Tahun 2017 Dari Perum Perhutani KPH Madura

129

Pamekasan | Sigap88 – Sebanyak 4 (empat) Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) menerima Dana Sharing Produksi Kayu tahun 2017 dari Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura yang terselenggara di ruang pertemuan kantor Perhutani Pamekasan, Madura, Jawa timur. Rabu (28/7/2021)

Pelaksanaan penyerahan Dana Sharing Kayu dan non Kayu oleh ADM Madura Kelik Djatmiko di laksanakan dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang sebelumnya penerima harus melakukan cuci tangan dan pakai masker, pergunakan hand sanitizer dan jaga jarak. Hal itu guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kepala KPH Madura, Kelik Djatmiko menyampaikan syukur kehadirat Allah yang mana hari ini bisa mencairkan Dana Sharing Produksi Kayu dan non Kayu kepada LMDH untuk tahun 2017.

“Semoga dengan pencairan ini kita dapat menumbuh kembangkan dan saling memupuk kerja sama yang baik dalam meningkatkan sumber daya Hutan,” ungkap ADM Kelik Djatmiko.

Dana sharing produksi kayu menurut ADM Kelik adalah sebesar 25 persen yang besarannya tergantung dari hasil tebangan di tahun 2017. “LMDH Sepanjang indah sebesar Rp 7 juta, LMDH Suka Maju sebesar Rp 4 juta, LMDH Wana Lestari sebesar Rp 8 juta, belum terpotong PPH,” jelasnya

Menurutnya, Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) merupakan langkah efektif dalam rangka meningkatkan keamanan dan keberlangsungan hutan.

“Kita saling membutuhkan, sehingga dengan begitu kehadiran hutan dapat memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat di lingkungan hutan, dan sebaliknya kehadiran masyarakat dapat membantu kelestarian hutan,” terangnya.

Maka dari itu, mari kita tingkatkan kemitraan ini dengan saling menjaga komitmen bersama dalam meningkatkan keberlangsungan hutan yang ada.”Nilai sharing tersebut tergantung dari hasil tebangan, semakin banyak hasil tebangan akan semakin meningkatkan hasil sharingnya,” ujarnya

“25 persen tersebut setelah di kurangi dengan beberapa faktor seperti, kondisi tanaman, keamanan dan faktor-faktor yang lainnya,” tegas ADM Djatmiko.

Dalam kesempatan tersebut ADM Djatmiko mengajak kepada semua LMDH agar konsisten menjaga kelestarian hutan. “Setidaknya, kita bukan hanya menjaga hutannya, akan tetapi kita harus mampu menjaga fisiknya (hasil produksi) karena tanpa produksi tidak bakalan ada dana sharing,” imbuhnya.

Sementara itu, ketua LMDH Wana Lestari mewakili semua LMDH yang dapat Dana sharing menyampaikan terima kasih kepada Perum Perhutani LMDH Madura atas kepercayaannya sebagai mitra.

“Setidaknya dana sharing harus dipertanggung jawabkan agar kita mampu menggunakan dana sharing ini untuk kemajuan Lembaga,” papar ketua LMDH Wana Lestari Subiyanto

Dirinya berharap, bimbingan, arahan dan pendampingan bisa bersinergi pula dengan Pemerintah daerah dalam peningkatan ekonomi masyarakat sekitar hutan melalui program-program yang bisa di sinergikan.

“Sinergitas antara perum Perhutani KPH Madura, dengan Pemkab dan LMDH melalui program yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat perlu di tuangkan, yang nantinya sama-sama dirasakan manfaatnya terutama bagi peningkatan ekonomi masyarakat sekitar hutan,” pungkasnya. (By)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE