Hari Jadi Provinsi Jatim ke-78, Gubernur dan Wagub Jatim Pamitan

353
Hari Jadi Provinsi Jatim ke-78, Gubernur dan Wagub Jatim Pamitan
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak Upacara Peringatan Hari Jadi ke-78 Provinsi Jatim yang digelar di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (12/10/2023).

Surabaya | SIGAP88 Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur (Wagub) Emil Elestianto Dardak menjelang akhir masa jabatan pada Desember 2023 mendatang keduanya berpamitan kepada masyarakat

Pasangan pemimpin Provinsi Jatim itu dilantik pada 13 Februari 2019 dan akan habis masa jabatannya di penghujung bulan Desember 2023.

“Tepat di Hari Jadi ke-78 Provinsi Jatim ini adalah kesempatan saya untuk berpamitan,” katanya, mengakhiri sambutannya saat menjadi inspektur upacara peringatan hari jadi ke-78 Provinsi Jatim di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis,(12/10)

Advertisement

Banyak hal, selain prestasi yang disampaikan Khofifah dalam pidatonya, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda dan warga Jatim yang ikut serta membantu pemerintah membangun Jawa Timur.

Baca Juga  Pj Gubernur Jatim Tekankan Pentingnya Budaya Gotong Royong

“Mudah-mudahan apa yang kita capai dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Jatim dan apa yang belum kami maksimalkan capaiannya kami, saya dan Pak Wagub mohon maaf,” jelas Khofifah

Khofifah mengaku sangat mencintai masyarakat Jatim, yang telah menerimanya seperti saudara. Ia pun berharap, apa yang telah dicapai dalam masa kepemimpinanya bisa memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Jatim.

“Dan apa yang belum kami maksimalkan pencapaiannya, saya dan Pak Wagub mohon maaf sebesar-besarnya,” kata Gubernur Khofifah.

Lebih lanjut, gubernur berharap apa yang telah dilakukan di masa kepemimpinannya, ke depan bisa terus berkelanjutan.

Baca Juga  Bupati Sumenep : Momen Bulan Bhakti Gotong Royong ke-XXI Tingkatkan Silaturrahmi

“Mudah-mudahan seluruh sustainability dari proses pembangunan di Jatim akan terus kita jaga dan kembangkan bersama. Dirgahayu Jawa Timur, bangkit dan teruslah melaju,” tegasnya.

Dia menambahkan, berbagai pencapaian dan prestasi yang telah diraih selama ini juga merupakan kinerja dari super team seluruh OPD di Pemprov Jatim.

Capaian Jatim yang dimaksud Khofifah di antaranya penurunan angka kemiskinan ekstrem.

Pada 2020 kemiskinan ekstrem di Jatim berada di angka 4,40 persen.

Kemudian menurun di 2021 menjadi 2,23 persen, dan pada 2022 turun lagi menjadi 1,56 persen.

“Jatim juga berhasil mengurangi ketimpangan sosial yang tercermin dari penurunan signifikan gini ratio kita. Hal ini menunjukkan hasil prestasi yang kita capai dilalui dengan jerih payah dan pengorbanan dari seluruh elemen rakyat Jatim,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkab Sumenep Berencana Relokasi Puskesmas Ganding

Selain itu, Jatim menjadi provinsi dengan jumlah desa mandiri terbanyak. Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) 2023, Jatim memiliki 2.800 desa dengan status mandiri, 3.674 desa maju, dan 1.247 desa dengan status berkembang.

“Dari total 11.456 desa mandiri di Indonesia, 24,44 persen desa mandiri ada di Jatim. Terima kasih kepada para kepala desa, camat, bupati serta pendamping desa di Jatim,” pungkasnya

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE