Hari Ini, Pembukaan Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa Serentak di Pamekasan

146

Pamekasan | Sigap88 — Pembukaan pelaksanaan pemilihan bakal calon kepala Desa di Kabupaten Pamekasan akan dilaksanakan hari ini selasa tanggal (29/6).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ach. Faisol saat dimintai keterangan oleh media sigap88.com di ruang kerjanya mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada Kecamatan beserta Staf, BPD, Pemerintah Desa, dan Panitia Desa

“Sebelumnya kami sudah melakukan sosialisai kepada anggota BPD 2 orang, dari kecamatan, dan panitia 3 orang, untuk tahapan saat ini akan dibuka pemilihan bakal calon selama 9 hari”. Kata Kepala dinas Faisol.

Namun, Kata Kadis Faisol, apabila ada bakal calon yang lebih dari 1, sesuai dengan regulasi 9 hari ini bisa di tutup, tetapi kalau tidak lebih dari 1 maka akan di perpanjang sampai 20 hari

Lanjut Kadis Faisol, untuk ketentuannya apabila di tanggal 29 ini selama 9 hari ada bakal calon lebih dari 1 itu bisa di tutup, dan tidak akan di perpanjang. “Tetapi kalau lebih dari 5 bakal calon maka ada seleksi tambahan yaitu, berupa scoring dan tes tertulis”. Terangnya

Selain itu, apabila nanti pendaftaran sudah selesai dan sudah di tutup maka proses yang akan dilakukan selanjutnya yaitu pencacahan

“Kalau pendaftaran sudah selesai, proses selanjutnya pencacahan untuk menentukan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT),” ungkapnya.

Akan tetapi, apabila ada warga belum masuk dalam pencacahan, maka secara aktif warga bisa melaporkan langsung kepada panitia bahwa belum masuk dalam DPT.

Sehingga, masuk dalam daftar pemilih tambahan lalu di umumkan lagi dan selanjutnya dilakukan penetapan.

Sementara, untuk menghitung anggaran yang akan di alokasikan kepada penyelenggara Pilkades, acuannya kepada DPT Pilkada dan di tambah 10 persen.

“Kami tetap mengacu kepada DPT Pilkada, Pileg, dan Pilpres yang di tambah 10 persen, lalu kami menghitung besaran anggarannya setiap Desa,” jelasnya.

Sedangkan, besaran anggaran sebelum ada aturan Permendagri 72 tahun 2020 terkait dengan Covid-19 kami telah mematok anggaran sekitar Rp 7,4 milyard. “Sesuai dengan surat edaran untuk tidak terjadi klaster baru tentang penyebaran Covid-19 maka kami mengajukan kembali anggaran dan di setujui sekitar Rp 15 milyard untuk 74 Desa, itu dengan pengembangan penyediaan alat kesehatan,” tegasnya.

“Kami berharap masyarakat menyesuaikan dengan regulasi yang ada, dari proses tahapan awal sampai pemungutan suara, harus mengikuti PP, Permen, Perda dan Perbup,” imbuhnya. (By)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE