Gandeng DKR, Asper/BKPH Kangean Barat Bersihkan Sampah di Areal Hutan Bujutan

149

Sumenep | SIGAP88 – Setelah beberapa minggu lalu Perhutani Bagian Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Kangean barat melakukan pembersihan sampah di areal hutan bujutan dengan Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Arjasa dan para Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Kini Asper/BKPH Kangean barat melakukan pembersihan kembali sampah yang ada di areal hutan bujutan bersama Dewan Kerja Ranting (DKR) Pramuka Ranting Kecamatan Arjasa. Jum’at (4/6)

Asper/BKPH Kangean barat Marinus menyampaikan kepada sigap88.com bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita semua.

Jadi, hari ini pihaknya bersama dengan DKR bersama sama melakukan pembersihan sampah di areal hutan bujutan.

“Demi melestarikan hutan dari pencemaran udara dan lingkungan maka, kami menggandeng DKR melakukan pembersihan sampah,” kata Asper Marinus.

Marinus menambahkan, adanya sampah yang di buang di areal hutan bujutan oleh masyarakat mengakibatkan pencemaran lingkungan, terutama pencemaran udara akibat dari bau yang menyengat yang di timbulkan oleh sampah.

“Masyarakat pengguna jalan yang melintas di areal hutan bujutan menuju Desa Gelamam dan Desa Pajenangger akan terganggu dengan bau yang tidak sedap yang di timbulkan oleh sampah,” ungkap Marinus.

Marinus sering memberikan edukasi kepada masyarakat melalui Forum kecamatan maupun melalui pemasangan bener di lokasi pembuangan sampah agar sampah tidak di buang sembarangan. “Kami telah memasang himbauan kepada masyarakat bahwa hutan bukan tempat pembuangan sampah,” terangnya.

Marinus menegaskan bahwa membuang sampah melanggar perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sesuai dengan UU No 32 tahun 2009.

Bahkan, Asper Marinus, menyampaikan di dalam forum Kecamatan, agar sampah terkelola dengan baik hendaknya pelaku bisnis (pasar) dan masyarakat harus kordinasi dengan Forpimcam cara penanggulangan sampah agar tidak mencemari lingkungan.

“Apabila Desa dan pelaku bisnis (pasar) tidak mempunyai lahan untuk TPA, bisa mengajukan penggunaan kawasan hutan untuk Tempat Pemprosesan akhir sampah oleh Dinas terkait, kepada kementerian LHK,” pungkasnya. (Ain)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE