Edarkan ‘Pil Koplo’ 3 Warga Jatirejo Diamankan Polsek Lekok

883

Pasuruan, Sigap88 – Polres Pasuruan Kota melalui Polsek Lekok terus melakukan penekanan terhadap peredaran atau penyalahgunaan obat – obatan berbahaya (Oker Baya).

Pada Jum’at (26/3/21), Unit Reskrim Polsek Lekok berhasil mengamankan tiga orang tersangka, perkara tindak pidana penyalahgunaan / pengedar obat obatan berbahaya di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

Ketiga tersangka yang berinisial S, AK dan AQ, merupakan warga desa Jatirejo, kecamatan Lekok kabupaten Pasuruan, ditangkap petugas lantaran kedapatan menjual obat keras jenis pil Tryhexypenidil dan DEXTRO.

“Setelah menyamar sebagai pembeli, petugas berhasil mengamankan ketiga tersangka beserta barang bukti pil Tryhexypenidil dan DEXTRO,” Kata Kasubaghumas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto, SH., Minggu (28/3)

Endy memaparkan, bahwa ditempat tersangka kerap dijadikan transaksi obat – obatan berbahaya, “Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, petugas melakukan penyelidikan dan berhasil menggerebek tersangka,” Paparnya.

Dari penggerebekan yang dilakukan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti (BB) satu bungkus Rokok Ares yang di dalamnya terdapat 1 (satu) plastik klip warna bening yang berisi pil warna kuning (Dextro) dengan logo DMP yang berisi 9 butir dan 12 bungkus grenjeng rokok yang berisi pil putih (Tryhexypenidil) dengan logo Y sebanyak 61 butir.

Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah uang tunai yang diduga hasil dari penjualan oker baya, sebesar Rp 159.000 (seratus lima puluh sembilan ribu rupiah).

“Ketiganya di bawa ke Polsek Lekok untuk di lakukan proses penyidikan lebih lanjut, serta untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatannya yang diduga melanggar Pasal 197 Subs pasal 196 UU No 38 tahun 2009 tentang kesehatan,” Pungkasnya. (Pur/Bjo)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE