Catut Nama Bupati Sumenep, Vidio Camat Batang-Batang Perintah Curi Sapi Warga yang Tidak Mau Divaksin ‘Viral’ di Medsos

6001
camat batang-batang

Sumenep | SIGAP88 – Beredar vidio viral di media sosial Facebook, Camat Batang-batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengungkapkan kata-kata yang tidak patas diungkapkan di depan publik.

Dalam vidio berdurasi 30 detik itu, terlihat camat Batang-Batang, Kabupaten Sumenep yang bernama Joko Suwarno, memberikan sambutan dalam acara Rapat Koordinasi Kecamatan Batang-batang, dengan kata-kata sedikit mengancam pada warga yang tidak mau divaksin.

“Kepala desanya takut tidak dipilih lagi, kepala desa punya kartu As, kartu sakti. Curi sapinya kata Bupati, bagi yang tidak mau divaksin,” katanya dalam vidio tersebut.

Parahnya lagi, dalam vidio itu, orang yang diduga camat Batang-Batang tersebut dengan jelas menyebut nama Bupati Sumenep, seolah-olah intruksi tersebut berasal dari Bupati Sumenep yakni Achmad Fauzi.

Pernyataan itu di sampaikan oleh Joko saat mengadakan Rapat Kordinasi (Rakor) di Pendopo Kecamatan setempat pada hari Jum’at 13 Juli 2021 yang di hadiri oleh Forpimka Batang batang, para Kepala desa dan tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Tokoh Agama Batang-Batang Prihatin Terkait Ucapan Oknum Camat

Menanggapi pernyataan oknum camat tersebut, seorang tokoh Agama dari Kecamatan Batang batang KH. As’ary prihatin dengan apa yang di sampaikan oleh Camat Batang batang adalah sebuah penyataan yang bersifat arogansi tidak menunjukkan nilai nilai sebuah pejabat Negara.

“Kami menganggap pernyataan Camat Batang Batang adalah pernyataan yang sudah melanggar hukum, karena secara tidak langsung dirinya telah memberikan perintah kepada Kades di Kecamatan Batang batang untuk mencuri sapi,” tegas KH. As’ary, Minggu(15/8/2021)

As’ary menambahkan, setidaknya sebagai pejabat negara seharusnya memberikan edukasi kepada Kepala Desa bagaimana cara menyampaikan kepada masyarakat agar mau untuk di vaksin.

“Masyarakat harus di berikan sosialisasi secara humanis agar supaya mau untuk di vaksin, bukan di takut takuti sapinya mau di curi,” ungkapnya

BACA JUGA :Pasca Viral di Medsos, Camat Batang-Batang Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf

Apalagi, Camat Joko dalam hal ini mencatut nama Bupati,seakan akan Bupati yang memerintahkan kepada Kepala Desa untuk mencuri sapi warga yang tidak mau di vaksin.

“Saya tekankan kepada penegak hukum agar memproses secara hukum, segala ucapan yang telah di lontarkan oleh Camat Joko, karena itu merupakan bentuk kriminalitas,” tegasnya.

As’ary mengimbau kepada pemangku jabatan di Kabupaten Sumenep agar memberikan bimbingan kepada Camat agar tidak melakukan arogansi kepada masyarakat.

“Rakyat sekarang sedang sakit, baik ekonomi dan sosialnya, jangan di tambah dengan menakut nakuti masyarakat sehingga menambah penderitaan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Tim)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE