- Advertisement -spot_img

Bupati Sumenep Jadi Irup Hari Santri Nasional 2021

ReporterAiniyah

Sumenep | Sigap88 – Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH, MH menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam rangka Hari Santri Nasional 2021 yang terselenggara di halaman Pondok Pesantren Aqidah Usmuni Tarateh Desa Pandian Kecamatan Kota Kabupaten setempat. Jum’at (22/10).

Bupati Achmad Fauzi dalam sambutannya menyampaikan, Hari Santri Tahun 2021 mengambil tema “Santri Siaga Jiwa Raga”.

“Tema ini sebagai bentuk pernyataan sikap santri Indonesia agar senantiasa siap menyerahkan jiwa dan raga dalam membela Tanah Air, mempertahankan persatuan Indonesia serta mewujudkan perdamaian dunia,” kata Achmad Fauzi.

Selama ini kata Fauzi, peran serta Santri dalam menciptakan kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan serta dalam pembangunan sangat besar.

“Semangat jihad yang dimiliki oleh para santri dalam membela dan memperjuangkan kemerdekaan serta dalam pembangunan kita rasakan bersama,” ucapnya

Perjuangan yang besar itulah layak kiranya dalam setiap tanggal 22 Oktober di jadikan sebagai hari Santri Nasional. “Ini sebuah penghargaan khusus bagi para santri terutama kepada para Kiai yang telah dengan semangat jihatnya membawa Bangsa Indonesia ini di tengah tengah kemerdekaan,” terangnya.

Tak lupa Bupati Ahmad Fauzi yang merupakan ketua DPC PDI-P Sumenep menyinggung tentang di sahkannya Undang Undang Nomer 18 tahun 2019 tentang Pesantren.

“Undang-undang Nomer 18 tentang Pesantren bahwa pesantren tidak hanya mengembangkan fungsi pendidikan, akan tetapi juga mengembangkan fungsi dakwah dan fungsi pemberdayaan masyarakat,” terangnya.

Bahkan, secara eklusif kata Bupati Fauzi, Pemerintah di tahun 2021 ini telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren.

Peraturan Presiden Nomer 82 tahun 2021 memuat tentang dana abadi pesantren yang dialokasikan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidikan pesantren.

“Ini dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia pesantren,” ujarnya.

Selain itu, untuk menunjang peningkatan sumber daya manusia di pesantren, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah membuka terobosan baru melalui Program Wirausaha Santri.

Fauzi berharap dengan Program Wirausaha Santri dapat menciptakan kemandirian kepada Santri, menjadi pelopor wirausaha dan menjadi motor penggerak ekonomi.

“Saya berharap besar, peran santri dalam peningkatan ekonomi dan pembangunan di Kabupaten Sumenep betul betul terwujud,” tandasnya.

Turut hadir dalam Upacara Hari Santo Nasional tahun 2021, Wabup Nyai Hj. Dewi Khalifah, Ketua DPRD Sumenep H. Abdul Hamid Ali Munir, Kapolres Sumenep, Dandim 0827 Sumenep, Sekda Edy Rasiyadi, hadir pula sejumlah Kepala OPD, serta tokoh Agama.

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Opini

Sosial & Budaya

spot_img
3,320FansSuka
683PengikutMengikuti
17,654PengikutMengikuti
406PengikutMengikuti
76,543PelangganBerlangganan

Nasional

Pojok Hikmah Kang Doel

Sedekah Jumat Berkah

Pembaca yang dirahmati Allah SWT, sedekah adalah pemberian sukarela yang dilakukan seseorang kepada orang lain, bisa berupa apa saja, sedikit atau banyak, utamanya untuk fakir miskin. Sedekah adalah salah satu amalan yang dicintai oleh Allah SWT. Karena itu, pahala sedekah sangatlah banyak diantaranya dapat menjauhkan dari neraka, apalagi sedekah di hari Jum’at, Allah SWT akan mengahdiahkan pahala yang berlipat-lipat ganda. Sehingga di kalangan masyarakat sering menyebutnya dengan “sedekah Jumat berkah”

Sebagaimana Imam Syafi’i pernah berkata tentang keajaiban sedekah, “Perbanyaklah bersedekah sebagai amalan hari Jumat. Sedekah bisa berupa uang, makanan, atau lainnya. Jangan takut uang menjadi habis jika bersedekah. Karena Allah akan melipatgandakan pahala sedekah. Bahkan Allah akan menambah rezeki jika kita bersedekah. Nabi bersabda, ‘Dan di hari Jumat pahala bersedekah dilipatgandakan”. (Imam al-Syafi’i, al-Umm, juz 1, hal. 239)

فِيهِ سَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ ، وَهْوَ قَائِمٌ يُصَلِّى ، يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ “Di hari Jum’at terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim yang ia berdiri melaksanakan shalat lantas ia memanjatkan suatu do’a pada Allah bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberi apa yang ia minta.”

Pahala Kebaikan Dilipatgandakan

Orang yang bersedekah di hari Jumat pahalanya akan digandakan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat dari sebutir kebajikan yang dilakukan. Sebagaimana firman Allah SWT., مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِى كُلِّ سُنۢبُلَةٍ مِّا۟ئَةُ حَبَّةٍ ۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُ ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha luas, Maha Mengetahui.” (QS. al-Baqarah [2]: 216) Begitu mudah untuk melakukan perbuatan baik khususnya di hari Jumat, jangan tunda lagi mari bersama melatih bersedekah karena itu tidak akan menjadikan miskin atau habis harta kita, dengan sedekah semoga dapat mengugurkan dosa-dosa kita, diberikan kesehatan dan keberkahan baik kebahagiaan, kemuliaan bagi keluarga. Semoga Allah ta’ala selalu memberikan perlindungan kepada kita dan usia yang bermanfaat Aamiin ya robbal’alamiin.

Exclusive content

Indonesia Timur

Pendidikan & Kesehatan

Jateng Raya

Hukum & Kriminal