Bupati Pamekasan Bentuk Pesantren Tangguh Covid-19

91

Pamekasan | Sigap88 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa timur bersama stakeholder telah banyak melakukan terobosan dalam rangka pemberantasan Covid-19 melalui program pemerintah dengan cara penerapan 5M dan pencapaian target vaksinasi.

Bahkan, Bupati H. Badrrut Tamam, S.Psi mencanangkan pembentukan Pesantren tangguh Covid-19 di setiap kecamatan yang ada di bumi Gerbang Salam.

Hal tersebut di sampaikan oleh Bupati Baddrut Tamam saat Rapat Kordinasi evaluasi PPKM Level III yang di selenggarakan di Pringgitan dalam, Mandhapa Aghung Ronggo Sukowati, Pamekasa yang di hadiri oleh Forpimda Pamekasan, Sekdakab, angota Komisi I DPRD Pamekasan, para Asisten, OPD terkait dan Camat.Kamis (5/8/2021).

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyampaikan, dalam rangka memberantas dan memperceoat Vaksinasi Covid-19 salah satunya kita harus membentuk pesantren tangguh Covid-19.

“Kita mempunyai tebaran pesantren yang ada di kota Gerbang salam ini, sehingga sangat memungkinkan kita bekerja sama dengan para pengasuh pesantren untuk membentuk pesantrean tangguh,” kata Bupati Baddrut Tamam.

Setidaknya, dengan terbentuknya Pesantren tangguh Covid-19, akan menjadikan modal dasar dalam pergerakan pemberantasan dan pencapaian vaksinasi Covid-19. “Pesantren tangguh diharapkan menjadi langkah bersama dalam percepatan menanggulangi Pandemi ini,” jelasnya.

Disampaikan pula oleh Mas Tamam, dari hasil kordinasi dengan para pengasuh pesantren, banyak yang mendukung program pesantren tangguh.

“Di dalam pesantren tangguh nantinya para Santri dan ustad dapat menerapkan prokes dan para pengunjung atau pihak wali murid harus mematuhi apa yang telah menjadi ketetapan dalam pesantren tangguh,” tuturnya.

Diharapkan pula, dengan gerakan pesantren tangguh dapat mencegah penyebaran Covid-19, bahkan dapat mempercepat gerakan vaksinasi yang sedang di galakkan oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Senada, di sampaikan oleh anggota Komisi I DPRD Pamekasan, Bumi Gerbang Salam mempunyai tebaran pesantren yang sangat banyak yang mungkin mempunyai santriwan dan santriwati ratusan bahkan mencapai ribuan.

Maka dari itu , kita bisa bekerja sama dengan pondok pesantren dengan menguatkan prokes di Klaster pesantren. “Dengan begitu dapat mencegah klaster penyebaran dan meningkatkan pencapaian vaksinasi,” terangnya. (By)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE