Bupati Pamekasan : Ada Tiga Poin Untuk Mensukseskan Pilkades Serentak

97

Pamekasan | Sigap88 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur telah menetapkan pelaksanaan Pilkades serentak pada hari Senin 20 September 2021.

Sebanyak 74 Desa akan melakukan perhelatan pesta demokrasi Lima tahunan, dengan di awali Launching Pilkades yang di selenggarakan di ruang VIP Rumah Dinas (Rumdis) Bupati Pamekasan. Senin (10/5/2021) kemarin.

Launching pelaksanaan Pilkades Serentak di hadiri oleh, Bupati Pamekasan H. Badrut Tamam, Sekdakab Totok Hartono, anggota Forkopimda, Kepala Bappemas Ahmad Faisol dan pimpinan OPD terkait, serta di ikuti oleh Camat dan Desa secara daring.

Selesai Launching, Bupati Baddrut Tamam menyampaikan kepada awak media, ada tiga poin untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkades serentak yaitu, sukses pelaksanaan, sukses keamanan, dan sukses protocol kesehatan.

Ketiga poin tersebut kata Bupati Baddrut Tamam, harus sejalan, seperti, sukses pelaksanaan, setiap tahapan pelaksanaan Pilkades sesuai dengan aturan yang berlaku, yang sudah di tetapkan dalam peraturan Bupati (Perbup).

Sedangkan sukses protokol kesehatan adalah semua masyarakat harus disiplin mematuhi protokol kesehatan agar tidak terjadi klaster baru. ” Keamanan merupakan tanggung jawab kita bersama dalam mensukseskan Pilkades serentak,” ucapnya

“Kami tekankan kepada Dinas terkait dan kepada stakeholder agar selalu memberikan sosialisasi secara teknis kepada seluruh desa,” tegasnya.

Karena kata dia, saat ini kita di tuntut bukan hanya sukses dalam Pilkades akan tetapi juga di tuntut untuk sukses menekan dan memberantas Covid-19. “Jangan sampai ada klaster baru dalam pelaksanaan Pilkades nantinya,” jelas Bupati Tamam.

Kepala Bappemas Achmad Faisol mengatakan pihaknya akan segera mensosialisaskan beberapa regulasi baru, kepada panitia kabupaten, kecematan, pemerintahan desa dan BPD serta panitia Pilkades.

“Persiapan pelaksanaan Pilkades serentak, Pemkab sudah menganggarkan dari APBD sebesar 14 milyar untuk 74 Desa,” jelasnya.

Sementara regulasi yang ada sesuai dengan Perbup, semua tahapan Pilkades harus serentak pula. “Setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) maksimal untuk 500 Daftar Pemilih Tetap (DPT),” ujarnya

Faisol menegaskan, Pilkades saat ini tidak ada pungutan biaya bagi para calon semuanya telah ditanggung Pemkab melalui APBD.

“Segala bentuk pembiayaan pelaksanaan Pilkades serentak sudah kami persiapkan melalui APBD, sehingga tidak ada pungutan biaya dari para calon dan itu sudah di SK kan,” tegasnya. (Dar)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE