Bocah 9 Tahun di Pamekasan, Menjadi Korban Pembunuhan

43

Pamekasan | Sigap88 – Seorang bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) yang bernama inisial AATA harus meregang nyawa akibat di tebas oleh tersangka inisial AU dengan memakai pedang yang mengenai belakang kepalanya selebar 1cm.

Bocah malang yang masih berumur 9 tahun beralamat di dusun ombul desa Taraban Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa timur.

Sedangkan tersangka UA merupakan seorang pemuda yang masih berumur 20 tahun yang beralamat di jalan Pahlawan No 76 Kelurahan Karang dual Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep.

Menurut Keterangan dari Kasubag Humas Polres Pamekasan AKP Ninjng Dyah, kejadian tersebut pada hari Minggu 7 Maret 2021 sekira pukul 23.45 wib.

“Saat itu tersangka UA bertandang ke rumah Bibi nya di desa Taraban Kecamatan setempat,” kata Kasubag Humas AKP Nining.

Secara tiba tiba kata Kasubag Nining tersangka, UA dengan membawa sebilah pedang mendatangi rumah korban yang kebetulan kedua orang tua korban Karimullah (58) dan Kuntadi (42) ada di ruang tamu.

“Dikarenakan takut ayah korban lari ke rumah Sekdes untuk memberitahukan, sedangkan Ibu korban menuju rumah Bibi tersangka untuk meminta pertolongan,” jelasnya.

Sekembalinya kedua orang tua korban kerumahnya menemukan anaknya AATA telah bersimbah darah dengan luka menganga di belakang kepalanya selebar 1cm dan diketahui sudah tidak bernyawa lagi.

“Saat melihat anaknya bersimbah darah dengan posisi tertelungkup dengan luka menganga di belakang kepalanya maka Ibu korban (Kuntari) histeris minta tolong kepada tetangganya.

“Para tetangga berdatangan hendak menolong korban AATA namun korban sudah tidak bisa di tolong lagi,” ucapnya.

Mendapat informasi tersebut Satreskrim Polres Pamekasan melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku pembunuhan terhadap AATA.

Atas kesigapan Satreskrim Polres Pamekasan tersangka UA berhasil di amankan di rumah Bibinya desa Taraban pada hari Senin (8/3/2921) sekira pukul 01.25 wib.

“Tersangka di gelandang ke Mapolres Pamekasan guna di lakukan penyidikan, sedangkan dugaan sementara motif pembunuhan dikarenakan tersangka ada dendam terhadap orang tua korban,” pungkasnya. (Red)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE