Bawa Sajam, Warga Desa Kalirejo Digelandang Polisi

10647

Pasuruan, Sigap88 – Unit Reskrim Polsek Purworejo, Polres Pasuruan Kota berhasil ungkap kasus perkara membawa serta memiliki dan menyimpan senjata tajam jenis clurit.

Rusdianto, 22 tahun, swasta, alamat Dsn.Tawangsari, desa Kalirejo Kecamatan kraton, Kabupaten Pasuruan, dan Nahrul Hayat, 17 Tahun, warga Jalan MT Hariyoni, Kelurahan Mandaran Rejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan,
diamankan petugas lantaran kedapatan membawa senjata tajam, Kamis (22/4/21).

Kasubaghumas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto, SH, menjelaskan bahwa, berdasarkan keterangan dari kedua pelaku dan saksi, pada hari Kamis tgl. 22 April 2021 sekira jam 21.00 wib, di depan kantor Kelurahan Ngemplak Rejo Kota Pasuruan, Rusdianto, menghampiri saksi Holili, warga Jalan Laks. Martadinata, Ngemplak Rejo Kota Pasuruan, langsung memiting leher Holili, dan meminta hanpdhone miliknya.

“Holili, ini melakukan perlawanan sehingga terjadi pertengkaran antara keduanya,” Kata Endy Purwano.

Kemudian, lanjut Endy, dan Rusdianto tidak terima dan pulang kerumahnya untuk mengambil clurit dan kembali menemui Holili, “Di perjalanan, Rusdianto bertemu Nahrul Hayat dan mengajaknya untuk mencari Holili, namun tidak ketemu,” Lanjut Endy.

Setelah mendapat informasi dari warga Ngemplakrejo, serta dilakukan penyelidikan terkait adanya seseorang yang mencari warga Ngemplakrejo dengan membawa senjata tajam, petugas berhasil mengungkap pelaku.

“Setelah mendapat informasi, selanjutnya petugas Polsek Purworejo, melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan kedua pelaku yang masing masing kedapatan membawa senjata tajam,” Terang Endy.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti (BB) sebilah Clurit dari tangan Rusdianto, dan sebilah parang dari tangan Nahrul Hayat.

“Untuk Pelaku NH, dikarenakan masih dibawah umur sehingga di serahkan ke Unit PPA Sat reskrim,” Ujar Kasubaghumas.

Sedangkan Rusdianto, menurut catatan kepolisian, pelaku pernah melakukan beberapa kali tindak pidana yakani pada tahun 2017 pernah melakukan penganiayaan dengan senjata tajam dan telah menjalani hukuman selama 10 bulan.

“Pada 2019 lalu, RSDTO juga pernah melakukan jambret hp dan telah menjalani hukuman selama 1 tahun, serta pada awal bulan april 2021 kemaren, yang bersangkutan juga telah melakukan penganiayaan dengan senjata tajam, namun telah di mediasi secara kekeluargaan,” Papar Endy. (Gun)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE