PAMEKASAN | SIGAP88 — Pembangunan jalan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0826/Pamekasan tidak hanya bertumpu pada pekerjaan fisik. Komunikasi antara Satgas TNI dan pemerintah desa juga diperkuat untuk menjaga kelancaran program yang menyasar sejumlah dusun di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.
Upaya itu terlihat dalam pertemuan antara Satgas TMMD dan Kepala Desa Jarin, Selasa malam (20/10/2026), di kediaman kepala desa setempat.
Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Desa Jarin, Moh. Zuhri, bersama Pasiter Kodim 0826/Pamekasan, Kapten Chb Aman Karyoko, serta sejumlah anggota Satgas TMMD.
Suasana berlangsung hangat. Anggota Satgas yang baru bertugas berkesempatan memperkenalkan diri kepada perangkat desa. Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan makan bersama, sekaligus menjadi ruang untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi selama pelaksanaan program.
Di sela-sela pertemuan, pembahasan juga menyentuh progres pengaspalan jalan di Dusun Morsoksok, Dusun Barat, dan Dusun Kotalon. Ketiga wilayah tersebut menjadi sasaran pekerjaan fisik dalam program TMMD tahun ini.
Pasiter Kodim 0826/Pamekasan, Kapten Chb Aman Karyoko, menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pengerjaan infrastruktur, tetapi juga oleh hubungan kerja yang solid antara personel TNI dan pemerintah desa.
“Kegiatan TMMD ini bukan hanya membangun jalan, tapi juga membangun komunikasi dan kebersamaan. Lewat perkenalan dan makan bersama seperti ini, sinergi antara TNI dan Pemerintah Desa Jarin semakin erat, agar semua program bisa berjalan lancar,” ujar Kapten Chb Aman Karyoko.
Bagi pemerintah desa, komunikasi yang terjaga menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat.
Kepala Desa Jarin, Moh. Zuhri, menyambut baik pertemuan tersebut. Ia menilai kehadiran Satgas TMMD turut memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran TNI di desa kami. Komunikasi yang baik dan suasana kekeluargaan seperti ini membuat warga semakin semangat gotong royong,” ungkap Moh. Zuhri.
Melalui TMMD ke-130, pembangunan infrastruktur di Desa Jarin diharapkan berjalan seiring dengan penguatan hubungan antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. Sebab, keberlanjutan pembangunan tidak hanya bergantung pada hasil pekerjaan fisik, tetapi juga pada kerja sama pihak-pihak yang terlibat di lapangan.