SIGAP88
PORTAL BERITA JAWA TIMUR
Pendidikan & Kesehatan

Dinkes P2KB Sumenep Bahas Bank Darah RSUD Abuya Kangean, Akses Pasien Jadi Sorotan

Oleh Koesnadi   |   17 September 2026   |   13:27 WIB
Dinkes P2KB Sumenep Bahas Bank Darah RSUD Abuya Kangean, Akses Pasien Jadi Sorotan

SUMENEP | SIGAP88 — Jarak geografis kembali menjadi persoalan ketika layanan kesehatan membutuhkan penanganan yang tidak bisa ditunda.

Kondisi itu salah satunya dihadapi masyarakat Kepulauan Kangean, Sumenep. Keberadaan RSUD Abuya Kangean di wilayah kepulauan dinilai membutuhkan dukungan layanan transfusi darah dan fasilitas bank darah agar pasien yang membutuhkan darah tidak harus menempuh perjalanan ke daratan Sumenep.

Kebutuhan tersebut kini mulai masuk dalam perhatian Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, melalui Kabag SDK Nur Insan mengatakan, RSUD Abuya Kangean dinilai layak memiliki sarana dan prasarana yang mendukung pelayanan transfusi darah.

“Rumah Sakit Abuya Sumenep layak mempunyai sarana dan prasarana transfusi darah dan bank darah,” kata Nur Insan. Kamis(17/9/2026)

Menurutnya, pembangunan fasilitas tersebut tidak cukup hanya dengan menyediakan ruangan maupun peralatan. Kesiapan tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi serta sistem pengelolaan darah juga menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan.

Karena itu, Dinkes P2KB Sumenep akan berkoordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk memastikan rencana pelayanan transfusi darah di RSUD Abuya Kangean dapat berjalan sesuai ketentuan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Perencanaan tersebut harus jelas, seperti adanya sumber daya manusia yang terlatih dan pengadaan sarana dan prasarana seperti bank darah,” ujarnya.

Persoalan ini menjadi penting karena karakter geografis Kepulauan Kangean membuat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan di daratan Sumenep tidak sederhana.

Pasien yang membutuhkan transfusi darah selama ini masih harus mendapatkan pelayanan di rumah sakit yang berada di daratan. Kondisi tersebut bukan hanya menyangkut jarak, tetapi juga konsekuensi biaya dan waktu perjalanan yang harus ditanggung pasien serta keluarganya.

“Selama ini masyarakat kepulauan masih harus ke rumah sakit di Kabupaten Sumenep untuk melakukan transfusi darah sehingga memakan biaya besar,” jelas Nur Insan.

Ia mengatakan, koordinasi dengan PMI tengah dilakukan untuk mematangkan rencana tersebut, termasuk kebutuhan tenaga, fasilitas dan sarana pendukung pelayanan transfusi darah.

Jika masuk dalam skala prioritas, rencana tersebut diharapkan dapat direalisasikan pada 2027.

“Apabila ini merupakan skala prioritas, InsyaAllah tahun 2027 bisa dilaksanakan,” katanya.

Dengan adanya pelayanan transfusi darah yang ditangani tenaga terlatih dan didukung fasilitas memadai, masyarakat Kepulauan Kangean diharapkan tidak lagi harus menempuh perjalanan ke daratan Sumenep hanya untuk mendapatkan layanan transfusi darah.

Terpisah, Direktur RSUD Abuya Kangean membenarkan bahwa rumah sakit tersebut membutuhkan dukungan tenaga ahli serta sarana dan prasarana penunjang pelayanan transfusi darah.

“RSUD Abuya Kangean sangat membutuhkan tenaga ahli dan sarana prasarana penunjang transfusi darah sehingga masyarakat tidak perlu datang ke rumah sakit di Kabupaten Sumenep,” terangnya.

Bagi masyarakat kepulauan, keberadaan fasilitas tersebut bukan sekadar tambahan layanan rumah sakit. Persoalannya menyangkut seberapa dekat dan cepat layanan kesehatan dapat diakses ketika kebutuhan transfusi darah muncul.

Rencana pembangunan fasilitas transfusi darah di RSUD Abuya Kangean karena itu masih membutuhkan pembuktian pada tahap berikutnya: kesiapan fasilitas, tenaga terlatih, ketersediaan darah, sistem pengelolaan, serta koordinasi dengan pihak terkait.

Sebab, bagi pasien yang membutuhkan darah, layanan kesehatan bukan hanya soal tersedia atau tidaknya rumah sakit, tetapi juga apakah pertolongan dapat diperoleh tanpa harus terhalang jarak kepulauan.

BACA BERITA ASLI
Scan QR Code untuk membaca berita lengkap di SIGAP88