JAKARTA | SIGAP88 – Persatuan Pewarta Foto Indonesia (PFI) menyatakan siaga penuh menyusul hilangnya kontak rombongan lima jurnalis yang menggunakan speedboat di perairan antara Carita dan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.
PFI Pusat bersama PFI Jakarta dan PFI Tangerang terus memperkuat koordinasi dengan otoritas terkait untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi terhadap para jurnalis yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Berdasarkan kronologi resmi Basarnas, lima jurnalis tersebut berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan speedboat.
Sekitar pukul 14.42 WIB, salah satu jurnalis masih sempat mengirimkan titik lokasi terakhir atau share location kepada rekannya, Putra M. Akbar, yang berada di Lampung.
Lokasi tersebut berada di kawasan perairan antara Carita dan Gunung Anak Krakatau.
Setelah komunikasi terakhir itu, keberadaan rombongan tidak lagi dapat dipantau. Basarnas kemudian mencatat rombongan tersebut hilang kontak sepenuhnya pada sekitar pukul 18.13 WIB.
Kelima jurnalis yang berada di dalam speedboat tersebut masing-masing M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita Antara; Ari Basuki, pewarta foto Merdeka; Yudistiro Pranoto, pewarta foto iNews; Firman Daus, jurnalis Anadolu Agency; serta Donal, jurnalis freelance.
PFI menyatakan seluruh kekuatan organisasi dikerahkan untuk membantu komunikasi dan koordinasi dengan Tim SAR Gabungan di lapangan.
Upaya pencarian berlangsung dalam situasi yang tidak mudah. Kondisi perairan Selat Sunda disebut dinamis, sementara aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebabkan adanya paparan abu vulkanik di kawasan tersebut.
Ketua Umum PFI Pusat, Dwi Pambudo, mengatakan keselamatan para jurnalis menjadi prioritas utama organisasi.
“Keselamatan rekan-rekan jurnalis di lapangan adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar. PFI Pusat bersama PFI Jakarta dan PFI Tangerang terus bergerak satu komando dalam memantau operasi penyelamatan ini,” ujar Dwi dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi SIGAP88.com Selasa(8/9)
PFI juga menyampaikan apresiasi terhadap upaya Basarnas dan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten yang terus melakukan pencarian di tengah kondisi medan yang sulit.
“Kami berharap seluruh jurnalis dapat segera ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat tanpa kurang satu apa pun,” katanya.
Di tengah proses pencarian tersebut, PFI mengingatkan seluruh pewarta foto dan kru media yang masih menjalankan tugas peliputan di sekitar wilayah terdampak aktivitas Gunung Anak Krakatau agar tidak mengabaikan aspek keselamatan.
PFI meminta para jurnalis mematuhi batas radius aman yang direkomendasikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Organisasi profesi tersebut juga meminta seluruh anggota PFI tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya informasi simpang siur yang dapat memperburuk kondisi psikologis keluarga para jurnalis yang masih menunggu kabar.
PFI mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk mendoakan agar lima jurnalis tersebut segera ditemukan dan dapat kembali dalam kondisi selamat.
Hingga laporan ini disusun, proses pencarian terhadap kelima jurnalis masih menjadi prioritas Tim SAR Gabungan.