PAMEKASAN | SIGAP88 — Sebanyak 124 anak mengikuti khitan massal yang digelar Kodim 0826 Pamekasan dalam rangka Bakti TNI AD untuk rakyat, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Makodim 0826 Pamekasan, Jalan Letnan Maksum Nomor 12, Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AD mendekatkan pelayanan sosial dan kesehatan kepada masyarakat.
Khitan massal itu dipimpin Dandim 0826/Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko dan melibatkan tim medis Yayasan Pamekasan Sehat Bersih Barokah (PSBB).
Bagi masyarakat penerima manfaat, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi pelayanan kesehatan gratis. Di tengah keterbatasan sebagian keluarga dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan anak, kehadiran program sosial semacam ini sekaligus membantu meringankan beban mereka.
“Kami bersama Yayasan Pamekasan Sehat Bersih Barokah merasa terpanggil untuk membantu kesulitan masyarakat, khususnya masyarakat yang kurang mampu, melalui kegiatan khitan massal ini,” kata Agus Wibowo.
Selain pelayanan khitan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan anak.
“Mudah-mudahan kegiatan yang kita laksanakan secara bersama ini dapat mengurangi beban masyarakat dan memberikan edukasi tentang pentingnya kebersihan serta kesehatan melalui khitanan massal,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan turut mendapat dukungan tenaga medis Yayasan PSBB. Tim tersebut terdiri atas Ketua Yayasan RKH Jamaluddin, penanggung jawab medis dr. Farah Tadhfirah, Apoteker Mulyadi selaku Ketua PAFI Pamekasan, serta 10 operator khitan.
Kegiatan itu juga dihadiri Bupati Pamekasan Kholilurrahman, Kasubsi 2 Kejari Kabupaten Pamekasan Agung Jaya Kusuma, Kasdim 0826/Pamekasan Mayor Arm Djunaidi, Kabagren Polres Pamekasan AKP Junairi Tirto, para perwira seksi serta Danramil jajaran Kodim 0826/Pamekasan.
Bagian dari Karya Bakti Skala Besar
Dandim menjelaskan, bakti kesehatan tersebut merupakan bagian dari program Karya Bakti Skala Besar yang dicanangkan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).
Menurutnya, kegiatan sosial dan kesehatan menjadi salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan, tetapi juga kepedulian terhadap persoalan sosial yang dihadapi warga.
“Kemanunggalan TNI bersama rakyat sangat penting untuk menjaga hubungan yang harmonis, saling peduli, dan memperkuat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Agus menambahkan, khitan massal tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menghadirkan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
“TNI akan selalu hadir membantu pemerintah dan rakyat dalam mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi. Ini sesuai dengan salah satu jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, yakni tentara dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” tegasnya.
Bupati Apresiasi Bakti Sosial TNI
Sementara itu, Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengapresiasi kegiatan khitan massal yang dinilainya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, khitan tidak hanya berkaitan dengan tuntunan agama, tetapi juga memiliki aspek kesehatan dan menjadi bagian dari pembinaan kesehatan anak.
“Semoga kegiatan khitan massal ini menjadi amal saleh. Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI AD yang telah menghadirkan kegiatan sosial yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Pamekasan,” kata Kholilurrahman.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga.
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya menjaga pertahanan dan keamanan negara, tetapi juga senantiasa hadir membantu dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semoga sinergi ini terus terjaga demi kesejahteraan masyarakat Pamekasan,” pungkasnya.
Khitan massal yang diikuti 124 anak tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat menghadirkan pelayanan sosial secara langsung. Bagi keluarga penerima manfaat, program tersebut bukan hanya membantu dari sisi biaya, tetapi juga memastikan anak memperoleh pelayanan khitan dengan dukungan tenaga kesehatan.