SIGAP88
PORTAL BERITA JAWA TIMUR
Madura Raya

Bakti TNI AD untuk Rakyat di Pamekasan, Dari Bersih Lingkungan hingga Menanam Harapan

Oleh Yuli Lailatul Fitriyah   |   10 Juli 2026   |   17:06 WIB
Bakti TNI AD untuk Rakyat di Pamekasan, Dari Bersih Lingkungan hingga Menanam Harapan

PAMEKASAN | SIGAP88 — Deru kendaraan perlahan tergantikan suara cangkul yang mengaduk tanah. Di sudut Kelurahan Kowel, sapu lidi bergerak beriringan membersihkan jalan, sementara karung-karung sampah mulai terisi. Tak jauh dari sana, bibit-bibit pohon berpindah dari polybag ke dalam tanah, ditanam oleh tangan-tangan yang datang dari latar belakang berbeda.

Di lokasi itu, seragam loreng TNI, pakaian dinas pemerintah, hingga busana sederhana milik warga melebur tanpa sekat. Tak ada jarak antara pemimpin dan masyarakat. Semua larut dalam satu pekerjaan yang sama: membersihkan lingkungan dan menanam harapan untuk masa depan yang lebih hijau.

Momentum itulah yang mewarnai pelaksanaan Bakti TNI AD untuk Rakyat di Kelurahan Kowel, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Pamekasan Kholilurrahman, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kasdim 0826/Pamekasan Mayor Arm Junaidi, jajaran TNI, perangkat pemerintah daerah, serta masyarakat yang bahu-membahu mengikuti setiap rangkaian kegiatan.

Aksi gotong royong dimulai sejak pagi. Satu per satu sudut lingkungan yang dipenuhi sampah dibersihkan, rumput liar dipangkas, sementara saluran air yang mulai tertutup endapan kembali dibuka agar aliran drainase berjalan normal. Tidak ada pekerjaan yang dianggap lebih penting dari yang lain. Personel TNI, aparat pemerintah, hingga warga bekerja berdampingan, saling membantu menyelesaikan setiap sudut yang menjadi sasaran pembersihan.

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika seluruh peserta bergerak menuju lokasi penanaman pohon. Bibit-bibit yang sebelumnya telah disiapkan ditanam di sejumlah titik sebagai ikhtiar memperluas ruang hijau sekaligus menjadi penanda bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti setelah sampah diangkut. Pohon-pohon itu diharapkan tumbuh menjadi pelindung lingkungan sekaligus warisan bagi generasi yang akan datang.

Bagi masyarakat, kegiatan tersebut menghadirkan pesan sederhana namun kuat. Lingkungan yang bersih tidak lahir dari kerja satu pihak, melainkan dari kepedulian yang tumbuh bersama. Ketika pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, dan warga berada dalam satu barisan, semangat gotong royong berubah menjadi kekuatan nyata yang memberi manfaat langsung bagi kehidupan sehari-hari.

Di balik aksi membersihkan lingkungan dan menanam pohon, tersimpan pesan yang lebih besar daripada sekadar kegiatan sosial. Bakti TNI AD untuk Rakyat menjadi cerminan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat dibangun melalui kerja nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kasdim 0826/Pamekasan Mayor Arm Junaidi menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga mendukung berbagai upaya yang berdampak positif bagi lingkungan dan kehidupan sosial warga.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan melestarikan alam. TNI akan selalu hadir bersama rakyat dalam setiap kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Mayor Arm Junaidi.

Menurutnya, menjaga lingkungan bukanlah pekerjaan yang selesai dalam satu hari. Budaya peduli lingkungan hanya akan tumbuh apabila seluruh elemen masyarakat memiliki kesadaran yang sama untuk merawat ruang hidupnya. Karena itu, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat menjadi fondasi penting agar semangat gotong royong terus terpelihara, bukan hanya saat kegiatan berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat kebersamaan yang terbangun sepanjang kegiatan mendapat apresiasi dari Bupati Pamekasan Kholilurrahman. Menurutnya, keterlibatan TNI, Forkopimda, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam satu gerakan bersama menjadi modal sosial yang sangat berharga untuk menjaga keberlangsungan pembangunan, terutama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan nyaman.

“Kolaborasi antara TNI, Forkopimda, pemerintah daerah, dan masyarakat seperti ini harus terus dipertahankan. Dengan kebersamaan, kita dapat mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga,” kata Kholilurrahman.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa menjaga lingkungan tidak dapat diselesaikan melalui kebijakan semata. Keberhasilannya justru bergantung pada kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat. Ketika pemerintah menghadirkan program, TNI menggerakkan semangat pengabdian, dan masyarakat mengambil peran sebagai pelaku utama, maka kepedulian terhadap lingkungan akan tumbuh menjadi budaya yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Di tengah berbagai tantangan lingkungan, mulai dari persoalan sampah, penyempitan ruang terbuka hijau, hingga perubahan iklim yang semakin nyata dirasakan, gerakan sederhana seperti membersihkan lingkungan dan menanam pohon memiliki arti yang jauh lebih besar. Setiap saluran air yang kembali lancar, setiap sudut kampung yang kembali bersih, dan setiap pohon yang tumbuh kelak merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas hidup masyarakat.

Karena itu, Bakti TNI AD untuk Rakyat bukan sekadar agenda seremonial yang selesai dalam hitungan jam. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa membangun daerah tidak hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui tumbuhnya kepedulian, kebersamaan, dan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat masyarakat menjalani kehidupannya setiap hari.

Menjelang kegiatan berakhir, deretan bibit pohon yang baru ditanam berdiri tegak di atas tanah yang telah dibersihkan bersama. Mungkin hari itu pohon-pohon tersebut belum memberi keteduhan. Namun, beberapa tahun ke depan, akar yang kini mulai menancap di dalam tanah akan tumbuh menjadi penyangga kehidupan, menghadirkan udara yang lebih segar sekaligus mempercantik lingkungan di sekitarnya.

Begitu pula dengan semangat gotong royong yang terlihat sepanjang kegiatan. Hasilnya mungkin tidak selalu terlihat dalam waktu singkat, tetapi nilai kebersamaan yang ditanam hari ini akan menjadi fondasi penting dalam menjaga lingkungan dan memperkuat hubungan antara pemerintah, TNI, serta masyarakat.

Di Kelurahan Kowel, Bakti TNI AD untuk Rakyat akhirnya tidak hanya meninggalkan lingkungan yang lebih bersih dibanding sebelumnya. Kegiatan itu juga meninggalkan pesan sederhana yang kerap terlupakan di tengah kesibukan zaman: bahwa menjaga lingkungan bukan pekerjaan segelintir orang, melainkan tanggung jawab bersama. Dan seperti pohon yang tumbuh perlahan, kepedulian pun membutuhkan kebersamaan untuk terus hidup dan berkembang dari waktu ke waktu.

BACA BERITA ASLI
Scan QR Code untuk membaca berita lengkap di SIGAP88