SURABAYA | SIGAP88 – Penyematan tanda kehormatan kepada personel mewarnai Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Mapolda Jawa Timur, Surabaya, Rabu (1/7/2026). Di balik prosesi tersebut, Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat profesionalisme, menjaga kepercayaan publik, serta menghadirkan pelayanan yang semakin humanis bagi masyarakat.
Upacara yang berlangsung khidmat itu dipimpin Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Pasma Royce mewakili Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, pimpinan instansi terkait, purnawirawan Polri, serta tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi peringatan perjalanan panjang institusi Polri yang telah mengabdi selama delapan dekade, tetapi juga menjadi refleksi untuk terus memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, dan menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas di tengah harapan masyarakat yang terus berkembang.
Membacakan amanat Kapolda Jawa Timur, Wakapolda Brigjen Pol Pasma Royce menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polda Jawa Timur, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini terus menjaga sinergi dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di Jawa Timur.
“Atas nama Kapolda Jawa Timur dan institusi, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Polda Jawa Timur, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat atas dedikasi dan kerja keras dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Timur,” ungkap Irjen Pol Nanang Avianto melalui Wakapolda Jatim.
Kapolda menegaskan, berbagai capaian yang diraih Polda Jawa Timur sepanjang satu tahun terakhir menjadi bukti nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat. Mulai dari penanganan evakuasi tanggap darurat, pengamanan aksi unjuk rasa, hingga pengelolaan arus lalu lintas dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 yang berlangsung aman dan lancar. Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh personel, baik di tingkat satuan kerja maupun satuan wilayah.
Tidak hanya berfokus pada tugas pemeliharaan keamanan, rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Mulai dari bakti sosial, bakti religi, bedah rumah, hingga pelayanan kesehatan menjadi bagian dari upaya memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui aksi nyata.
Dalam amanatnya, Kapolda juga menyoroti meningkatnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Berdasarkan hasil Survei Litbang Kompas pada April 2026, profesionalitas layanan Polri mencapai angka 8,37, sementara 80,6 persen responden menyatakan kinerja Polri semakin baik.
“Kepercayaan publik tersebut menjadi amanah besar yang harus kita jawab dengan transformasi kinerja, menjadikan hukum sebagai panglima yang berkeadilan, proporsional, dan senantiasa berpijak pada perlindungan hak asasi manusia,” tegas Kapolda Jatim.
Pada momentum tersebut, Kapolda juga menyampaikan rasa bangga atas penghargaan kehormatan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti yang diterima Polda Jawa Timur dan disematkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia pada puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Bogor. Penghargaan itu menjadi pengakuan atas dedikasi dan kinerja seluruh jajaran Polda Jawa Timur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Penghargaan ini bukan akhir dari pengabdian kita. Justru menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Jangan biarkan api perjuangan ini padam, terus gelorakan semangat Jogo Jatim sebagai fondasi mendukung Indonesia Emas 2045,” lanjut Irjen Nanang.
Mengakhiri amanatnya, Kapolda mengingatkan seluruh personel agar terus menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta sikap humanis, sekaligus menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mengikis kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
“Mantapkan soliditas internal dan perkuat sinergitas eksternal dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama serta seluruh elemen bangsa. Dirgahayu Hari Bhayangkara ke-80, Polri untuk Masyarakat,” pungkas amanat Kapolda yang dibacakan Wakapolda Jatim.
Usai upacara, suasana peringatan Hari Bhayangkara ke-80 semakin semarak melalui penampilan Polisi Cilik (Pocil), atraksi Kolone Senjata, demonstrasi kemampuan Unit K9, simulasi penjinakan bom, hingga tasyakuran yang diikuti seluruh peserta dan tamu undangan. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi penutup peringatan yang tidak hanya sarat makna seremonial, tetapi juga memperlihatkan komitmen Polda Jawa Timur untuk terus memperkuat pengabdian, membangun kepercayaan publik, dan menghadirkan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat.