SIGAP88
PORTAL BERITA JAWA TIMUR
Surabaya Raya

Pemkot Surabaya Tertibkan Jalan Nias, Eri Cahyadi Siapkan Relokasi Pelaku Usaha dan Tata Kawasan

Oleh Abdul Hanan   |   30 Juni 2026   |   09:35 WIB
Pemkot Surabaya Tertibkan Jalan Nias, Eri Cahyadi Siapkan Relokasi Pelaku Usaha dan Tata Kawasan

SURABAYA | SIGAP88 – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menata kawasan Jalan Nias, Kecamatan Gubeng, dengan menertibkan aktivitas yang memanfaatkan badan jalan sebagai lokasi usaha. Langkah ini diambil setelah banyaknya keluhan masyarakat mengenai kemacetan, kondisi lingkungan yang semrawut, hingga terganggunya fungsi jalan sebagai fasilitas umum.

Penertiban dilakukan pada Senin (29/6/2026) atas instruksi langsung Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi setelah menerima laporan warga melalui layanan Lapor Cak Eri. Menindaklanjuti laporan tersebut, Eri mengoordinasikan camat, lurah, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan penataan secara terpadu.

“Tadi pagi saya mendapatkan informasi dari Lapor Cak Eri bahwa kondisinya kembali seperti sebelumnya. Setelah saya cek memang benar, kemudian saya kumpulkan lurah, camat, Satpol PP, DSDABM, DLH, dan Dishub untuk melakukan penataan,” ujar Eri, Senin(29/6) sore

Menurutnya, kawasan Jalan Nias sebelumnya juga telah beberapa kali menjadi perhatian pemerintah karena banyak dikeluhkan warga. Selain minim penerangan, badan jalan dimanfaatkan untuk aktivitas pengecatan dan pengelasan sehingga mempersempit ruang lalu lintas, memicu kemacetan, serta menimbulkan kesan kumuh.

Karena itu, Pemkot Surabaya kembali mengembalikan fungsi Jalan Nias sebagai fasilitas umum yang aman, tertib, dan nyaman digunakan masyarakat.
Penataan tidak hanya dilakukan melalui penertiban, tetapi juga dibarengi dengan pemasangan lampu penerangan jalan, pemangkasan ranting pohon, pembersihan saluran drainase, hingga penataan kebersihan lingkungan.

“Jalan harus kembali sesuai fungsinya. Kami memasang penerangan, melakukan perantingan, dan menata kawasan agar lebih nyaman bagi masyarakat,” katanya.

Eri menyadari terdapat warga yang selama ini menggantungkan mata pencaharian di kawasan tersebut. Namun, ia menegaskan kepentingan masyarakat luas tetap menjadi prioritas. Sebagai solusi, Pemkot telah menyiapkan lokasi relokasi di kawasan Jalan Menur bagi pelaku usaha yang terdampak.

“Karena ini merupakan jalan alternatif sekaligus fasilitas umum, kami telah menyiapkan tempat pengganti di Jalan Menur. Semoga para pelaku usaha dapat berpindah ke sana,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah tidak akan membiarkan fasilitas umum digunakan dengan cara yang mengganggu mobilitas masyarakat.

“Saya tidak mungkin membiarkan kondisi yang sudah mengganggu perjalanan dan kepentingan masyarakat Surabaya,” tegasnya.

Sebagai bagian dari penataan kawasan, Pemkot Surabaya juga berencana mempercantik wajah Jalan Nias dengan membangun taman di sisi jalan, menambah lampu penerangan, serta mengecat dinding yang berbatasan dengan rel kereta api. Dinding tersebut bahkan direncanakan dihiasi mural bekerja sama dengan Persebaya agar kawasan memiliki wajah baru yang lebih menarik.

Di sisi lain, petugas turut membersihkan saluran drainase yang selama ini tertutup lapak usaha dan dipenuhi sampah sehingga menghambat aliran air.

“Saluran kami bersihkan seluruhnya. Sebelumnya dipenuhi styrofoam dan berbagai jenis sampah karena di atasnya digunakan untuk berjualan. Sekarang saluran kembali berfungsi sebagaimana mestinya, begitu pula jalan yang kembali menjadi ruang publik bagi masyarakat,” pungkas Eri.

Penataan Jalan Nias menjadi bagian dari komitmen Pemkot Surabaya dalam menjaga fungsi ruang publik agar tetap tertib, aman, dan nyaman.

Pemerintah berharap kawasan tersebut tidak lagi menjadi titik kemacetan maupun lokasi aktivitas yang mengganggu kepentingan umum, sekaligus menghadirkan lingkungan perkotaan yang lebih bersih, tertata, dan representatif bagi warga.

BACA BERITA ASLI
Scan QR Code untuk membaca berita lengkap di SIGAP88