SIGAP88
PORTAL BERITA JAWA TIMUR
Politik & Pemerintahan

Bupati Sumenep Sambut Kepulangan Jemaah Haji 2026, Cak Fauzi: Kemabruran Harus Terlihat dalam Kehidupan Sosial

Oleh Koesnadi   |   22 Juni 2026   |   13:02 WIB
Bupati Sumenep Sambut Kepulangan Jemaah Haji 2026, Cak Fauzi: Kemabruran Harus Terlihat dalam Kehidupan Sosial

SUMENEP | SIGAP88 – Suasana haru dan penuh syukur mewarnai kepulangan ratusan jemaah haji asal Kabupaten Sumenep dari Tanah Suci Mekkah dan Madinah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyambut kedatangan para tamu Allah tersebut di Gedung Olahraga (GOR) A. Yani Pangligur, Kecamatan Kota Sumenep, Senin (22/6) dini hari.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo turut hadir untuk menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus apresiasi kepada seluruh jemaah yang telah menuntaskan rangkaian ibadah haji.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi itu menegaskan bahwa kepulangan dari Tanah Suci bukanlah akhir dari perjalanan spiritual, melainkan awal dari tanggung jawab moral yang lebih besar di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Para jemaah yang telah pulang ke Kabupaten Sumenep bukan sekadar berakhirnya perjalanan ibadah di Mekkah dan Madinah, melainkan awal dari tanggung jawab moral untuk mengamalkan nilai-nilai haji dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Menurutnya, ibadah haji mengandung pelajaran penting tentang keikhlasan, kesabaran, kedisiplinan, serta pengorbanan. Nilai-nilai tersebut harus tercermin dalam perilaku sehari-hari sehingga predikat haji mabrur tidak hanya menjadi gelar, tetapi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu menjelaskan, ukuran kemabruran haji tidak hanya dilihat dari meningkatnya kualitas ibadah secara personal, tetapi juga dari kontribusi positif yang diberikan kepada lingkungan sosial.

“Haji mabrur tidak hanya tercermin dari meningkatnya kualitas ibadah pribadi, tetapi terlihat dari sikap sosial yang semakin baik, kepedulian terhadap sesama, serta kontribusi positif bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Karena itu, para jemaah haji diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Mereka dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, menjaga kerukunan, serta membangun kehidupan sosial yang harmonis.

“Oleh sebab itu, para jemaah haji ini menjadi penggerak dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menjaga persatuan dan kerukunan antarwarga. Jadilah teladan dalam menjaga akhlak, kejujuran, kedisiplinan, serta semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat,” imbuh Cak Fauzi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji, tenaga medis, pembimbing ibadah, serta jajaran Kementerian Agama yang telah mengawal perjalanan jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada para tamu Allah yang telah menunaikan ibadah haji. Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT,” pungkasnya.

Berdasarkan data panitia penyelenggara, kepulangan jemaah haji Kabupaten Sumenep terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter). Kloter 77 tiba pukul 02.00 WIB, Kloter 78 pukul 05.40 WIB, Kloter 79 pukul 08.00 WIB, dan Kloter 81 dijadwalkan tiba pada pukul 14.45 WIB.

Seluruh rangkaian penyambutan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. Momentum kepulangan jemaah haji tersebut diharapkan menjadi awal bagi lahirnya teladan-teladan baru yang mampu menebarkan nilai keislaman, kepedulian sosial, serta semangat persatuan di tengah masyarakat Kabupaten Sumenep.

BACA BERITA ASLI
Scan QR Code untuk membaca berita lengkap di SIGAP88