SIGAP88
PORTAL BERITA JAWA TIMUR
Madura Raya

Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026, DPRD Sumenep Imbau Pemkab Tambah Armada Laut

Oleh Koesnadi   |   26 Februari 2026   |   15:14 WIB
Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026, DPRD Sumenep Imbau Pemkab Tambah Armada Laut

SUMENEP | SIGAP88 – Anggota DPRD Sumenep dari daerah pemilihan (Dapil) VIII, kepulauan Kangean dan Sapeken mengimbau pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk menambah armada transportasi laut, guna mengurai penumpukan penumpang saat momen lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 M.

Syamsul Bahri mengimbau agar pemerintah Kabupaten Sumenep menambah armada angkutan kapal jalur Kalianget, Kangean, Sapeken.

“Kami sudah koordinasi dengan Disperkimhub Sumenep agar ada penambahan armada kapal guna mengurai penumpukan penumpang dalam momen mudik lebaran tahun 2026,” kata Syamsul Bahri Kamis (26/02/2026).

Ia berharap sebagai Anggota DPRD Sumenep wilayah dapil VIII dalam angkutan mudik lebaran tahun 2026 tidak ada penumpukan yang signifikan, apalagi diwaktu pemberlakuan mudik gratis.

“Saya berharap penyelenggaraan angkutan mudik lebaran menuju wilayah kepulauan, khususnya Kepulauan Kangean dan Kepulauan Sapeken, dapat berjalan dengan aman, lancar, dan manusiawi,” tegas anggota DPRD Sumenep asli Kecamatan Sapeken

Bahri warga Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken ini menekankan pentingnya penambahan armada kapal, baik kapal reguler maupun kapal perintis,

“Ini guna mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang Idul fitri,” ujarnya.

Selain itu, jadwal keberangkatan diharapkan lebih pasti dan tepat waktu, sehingga masyarakat kepulauan tidak terlantar di pelabuhan.

“Saya juga meminta agar keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama, termasuk kelayakan kapal, ketersediaan alat keselamatan, serta pengawasan ketat terhadap kapasitas muatan,” harapnya.

Bahri berharap juga tidak ada praktik over kapasitas yang dapat membahayakan penumpang.

Pihaknya menerangkan perlunya koordinasi intensif antara pemerintah daerah, operator kapal, KSOP, dan instansi terkait agar pelayanan mudik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kepulauan yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi.

“Mudik adalah momen sakral bagi masyarakat. Negara dan pemerintah daerah harus hadir memastikan saudara-saudara kita di kepulauan dapat pulang kampung dengan aman, nyaman, dan bermartabat,” pungkasnya.

BACA BERITA ASLI
Scan QR Code untuk membaca berita lengkap di SIGAP88