SIGAP88
PORTAL BERITA JAWA TIMUR
Madura Raya

Karapan Sapi Piala Bupati Sumenep Sukses Digelar, Enam Perwakilan Siap Berlaga di Piala Presiden

Oleh Koesnadi   |   15 September 2025   |   02:15 WIB
Karapan Sapi Piala Bupati Sumenep Sukses Digelar, Enam Perwakilan Siap Berlaga di Piala Presiden

SUMENEP | SIGAP88 – Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar lomba karapan sapi tingkat Kabupaten Sumenep memperebutkan piala Bupati yang terselenggara di lapangan karapan sapi Giling Kecamatan kota. Ahad (14/09).

Karapan sapi yang merupakan ajang bergengsi tingkat Kabupaten Sumenep tahun 2025 yang merupakan hasil seleksi di tingkat eks Kawedanan.

Kini, dari hasil seleksi karapan sapi piala Bupati telah menghasilkan enam pasang sapi yang siap menjadi perwakilan Kabupaten Sumenep di piala Presiden yang rencananya bakal digelar di Kabupaten Bangkalan pada tanggal 19 Oktober 2025 mendatang

Nama 6 pasang sapi yang masuk seleksi menuju piala Presiden adalah, dari golongan atas nama sapi, Bola Api Neraka, Kembang Api Jektor, Barakai Geriduh Onggu, dari golongan bawah, nama sapi Kereta Malam, DRT Malindos, Babar Oke Gaes.

Sebelumnya Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo melalui kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Moh. Iksan, menegaskan karapan sapi bukan sekadar hiburan rakyat, melainkan juga warisan budaya yang telah mengakar kuat di Madura.

“Karapan sapi bukan hanya ajang adu cepat lari, akan tetapi merupakan bukti bahwa leluhur kita mempunyai identitas tersendiri sebagai orang Madura,” kata Moh Iksan.

Bahkan, menurutnya, pemerintah bersama masyarakat saling mendukung untuk melestarikan budaya karapan sapi yang merupakan icon Madura termasuk Kabupaten Sumenep.

Karena menurut survei sapi karapan cikal bakalnya dari pulau Sapudi.

“Ini akan meningkatkan harga sapi dan akan meningkatkan ekonomi para peternak sapi dan pecinta sapi kerap,” ujarnya.

“Sapi kerap yang sudah mahir dan masuk kelas, dapat di bandrol ratusan juta,” tegasnya

Iksan juga menerangkan bahwa, melalui event karapan sapi ini juga menggeliatkan ekonomi para UMKM.

“Event seperti ini mampu menggeliatkan ekonomi masyarakat,” terangnya

Sementara itu, Ketua Pakar Sakera, Candra Wijaya, menegaskan bahwa karapan sapi merupakan tradisi yang harus dijaga dan dilestarikan..

“Karapan sapi merupakan simbul kebanggaan masyarakat Madura, dan melalui event seperti ini merupakan bentuk pelestarian budaya,” ucapnya.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui tagline BISMILLAH MELAYANI terus mendorong pelestarian budaya karapan sapi dan upaya mengembangkan peningkatan ekonomi melalui pedagang kecil dan UMKM,” pungkasnya

BACA BERITA ASLI
Scan QR Code untuk membaca berita lengkap di SIGAP88